PENGELOLAAN KELAS DAN PENATAAN LINGKUNGAN KELAS


PENGELOLAAN KELAS DAN PENATAAN LINGKUNGAN KELAS
A. Pengelolaan Kelas
            Pengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar. Dengan kata lain, ialah kegiatan – kegiatan untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar mengajar. Pengelolaan kelas dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anakdidik sehingga tercapai tujuan pengajaran secara sefektif dan efisien (Djamarah, 2002 dalam buku Rahmah johar dan Latifah hanum 2016).
            Menurut Darling- Hammond (2005:330-332 dalam buku Harjali 2019) memaparkan pengertian pengelolaan kelas sebagai suatu aksi yang dilakukan guru dalam menciptakan dan memelihara lingkungan belajar agar tetap kondusif bagi siswa dan guru untuk mencapai tujuan.
             Tujuan pengelolaan kelas
Pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru mempunyai tujuan sehingga guru akan selalu berusaha, walaupun terkadang kelelahan fisik maupun pikiran. Secara umum tujuan pengelolaan kelas adalah penyediaan fasilitas  bagi bermacam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial, emosional, dan intelektual dalam kelas.
Secara umum factor-faktor yang dapat mempengaruhi pengelolaan kelas dibagi menjadi duagolongan yaitu: faktor intern anak didik dan faktor ekstern anak didik. faktor intern berhubungan dengan masalah emosi, pikiran, dan perilku . faktor ekstern anak didik terkait dengan masalah suasana lingkungan belajar, penempatan anak didik, pengelompokan anak didik, jumlah anak didik dikelas.
Prinsip – Prinsip pengelolaan kelas
1.      Hangat dan antusias
Guru yang hangat dan akrab dengan anak didik slalu menunjukkan antusias pada tugasnya atau pada aktivitasnya akan berhasil dalm mengimplementasikan pengelolaan kelas.
2.      Tantangan
Penggunaan kata-kata, tindakan, cara kerja atau bahan-bahan yng menantang akan meningkatkan gairah anak didik untuk belajar.
3.      Bervariasi
Penggunaan alat bantu atau media, gaya mengajar guru, pola interaksi guru dan anak didik yang bervariasi akan meningkatkan perhatian anak didik.
4.      Keluwesan
Keluwesan guru dalm mengubah gaya mengajar dapat mencegah kemungkinan munculnya gangguan anak didik serta menciptakan belajar yang efektif.
5.      Penanaman disiplin diri
Disiplin mencakup setiap macam pengaruh yang ditunjukkan untuk membantu anak didik agar dapat memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungannya.

B. Penataan lingkungan kelas
            Penataan lingkungan kelas merupakan upaya guru untuk menciptakan dan mengendalikan kondisi belajar serta memulihkannya apabila terjadi gangguan atau penyimpangan sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal. Penataan lingkungan kelas pembelajaran yang efektif adalah lingkungan kelas yang dapat menumbuhkembangkan gairah belajar siswa.
            Penataan lingkungan kelas adalah istilah yang digunakan guru untuk mendeskripsikan proses yang memastikan bahwa pembelajaran dikelas berjalan lancar meskipun terkadang terdapat perilaku siswa yang menyimpang. Penataan lingkungan kelas merupakan isu penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah, namun sering tidak terlalu diperhatikan hakikat yang sebenarnya dari pengelolaan kelas.
            Adapun ciri-ciri lingkungan kelas pembelajaran yang efektif adalah: suasana kelas yang tertib, kebebasan belajar siswa yang maksimal, berkembangnya tingkah laku anak sesuai dengan tingkah laku yang diinginkan.
Menurut Sudarwan Danim (2002: 168) dalam buku Harjali 2019:34-36 ,ada beberapa pandangan pentingnya penataan kelas diantaranya:
a.       Lingkungan kelas dipandang sebagai proses untuk mengendalikan dan mengontrol perilaku siswa dalam kelas.
b.      Penataan lingkungan kelas merupakan upaya menciptakan kebebasan bagi siswa.
c.       Penataan lingkungan kelas dipandang sebagai suatu proses pemodifikasian perilaku siswa.
d.      Penataan lingkungan kelas dipandang sebagai proses menciptakan suasana sosio-emosional yang positif didalam kelas.
e.       Penataan lingkungan kelas dipandang sebagai upaya untuk pemberdayaan dalam sebuah system pembelajaran.

DAFTAR PUSTAKA
Rahmah Johar dan Latifah Hanum. 2016. Strategi Belajar Mengajar Ed. 1, Cet 1. Yogyakarta: Cv Budi Utama.
Harjali. 2019. Penataan Lingkungan Belajar : Strategi Untuk Guru Dan Sekolah. Malang: Cv Seribu Bintang.

Komentar