prosedur pembelajaran



PROSEDUR PEMBELAJARAN


Menurut jamil suprihatiningrum (2016;119), Pelaksanaan pemelajaran merupakan cara melakukan atau menyajikan, menguraikan, memberi contoh, dan memberikan latihan isi pelajaran kepada siswa untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan perpaduan dari urutan kegiatan, cara pengorganisasian materi pembelajaran dan siswa, peralatandan bahan, serta waktu yang diguanakan dalam proses pembelajran yant telah ditentukan.
jadi kesimpulan yang bisa saya ambil kesimpulannya, pelaksanaan pembelajaran atau prosedur pembelajaran merupakan cara yang dilakaukan guru dalam menyajikan pembelajaran yang akan disampaikan.
A.    Kegiatan Pra Dan Awal Pembelajaran
Menurut jamil suprihatiningrum (2017;119-120) ada dua kegiatan pembelajaran yaitu:
1. Mempersiapkan siswa untuk belajar: kesiapan siswa, antara lain mencakup kehadiran, kerapian, ketertiban, dan perlengkapan pelajaran.
2.    Melakukan kegiatan apersepsi: mengaitkan materi pembelajaran sekarang dengan pengalaman siswa atau pembelajaran sebelumnya(termasuk prasyarat), mengajuakan pertanyaan menantang, menyampaikan manfaat materi pebelajaran,dan mendemonstrasikan sesuatu yang terkait dengan pembelajaran.
Menurut sugiyar dkk,2009 dalam buku Mohamad syarif sumantri (2016;8-9) pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang di tujukan untuk membangkit motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. secara umum kegiatan awal pembelajaran berfungsi untuk (1) memfokuskan perhatian siswa,(2) merangsang pemikiran siswa,(3) mengungkap pengalaman awal yang dimiliki siswa,(4) memotivasi siswa mempelajari materi,(5) mengingatkan pada kesiapan kelas.
Menurut Rusma(2017;20-21) kegiatan awal atau pendahuluam pembelajaran ada emapat yaitu
a.    Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran.
b.  Mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang materi yang sudah dipelajari dan terkait dengan materi yang akan dipelajari.
c.    Mengantarkan peserta didik kepada suatu permasalahan atau tugas yang akan dilakukan untuk mempelajari suatu materi dan menjelaskan tujuan pembelajaran atau KD yang akan dicapai
d.  Manyampaikan garis besar cakupan materi dan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan atau tugas
Menurut mulyasa(2009;181) pembukaan adalah kegiatan awal yang harus dilakukan guru untuk memulai atau membuka pembelajaran. membuka pembelajaran merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan kesiapan mental dan menarik perhatian peserta didik secara optimal, agar mereka memusatkan didiri sepenuhnya untuk belajar. Untuk kepentingan tersebut, guru dapat melakukan upaya-upaya sebagai berikut.
a.  Menghubungkan kompetensi yang telah dimiliki peserta didik dengan materi yang akan disajikan.
b.      Menyampaikan tujuan yang akan dicapai dan garis besar materi yang akan dipelajari ( dalam hal tertentu, tujuan bisa dirumuskan bersama peserta didik).
c. Menyampaikan langkah langkah kegiatan pembelajaran dan tugas-tugas yang harus diselesaikan untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan.
d.  Mendayagunakan media dan sumber belajar yang bervariasi sesuai dengan materi yang disajikan
e. Mengajukan pertanyaan, baik untuk mengetahui pemahaman peserta didik terhadap pembelajran yang telah lalu maupun untuk menjajagi kemampuan awal berkaitan dengan bahan yang akan dipelajari.

Jadi kegiatan inti atau pendahuluan adalah kegiatan yang menjadi pokok penentuan untuk mempersiapkan siswa dalam belajar baik cara psikis maupun fisik untuk menggikuti proses pembelajaran. Manyampaikan tujuan pembelajaran dan langkah langkah pembelajaran.

B.     Kegiatan Inti Dalam pembelajaran
Menurut jamil suprihatiningrum (2017;119-122) kegiatan inti dalam pembelajaran ada lima yaitu:
1)      Penguasan materi
a.  Menujukan penguasaan materi pembelajaran memperlihatkan tingkat kebenaran keakuratan pembelajaran yang dibahas pada substansi materi usaha, gaya dan energi.
b. Mengaitkan dengan materi dengan pengetahuan lain yang relevan dan menghubungkan materi yang disampaikan dengan materi relevan.
c.   Menyampaikan materi dengan jelas, sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa; materi disajikan dengan alur pikir siswa dan tahapan yang dapat dimengerti siswa.
d. Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan; realitas kehidupan, antara lain mencakup mata pencarian pendidik, keadaan geigrafi, adat istiadat, dan sebagainya.
2)      Pendekatan/ strategi pembelajaran
a. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai dan karakteristik siwa; pembelajran sesuai dengan jemis kompetensi (tujuan)
b.  Melaksanakan pembelajran secara runtut: metode dan materi dipaparkan secara sistematis, sesuai dengan konteks, memerhatikan prasyarat, dan kemampuan berfikir siswa.
c.  Menguasai kelas: guru dapat mengendalikan pembelajaran, perhatian siswa terfokus pada pembelajaran, dan disiplin kelas terpilihara.
d.   Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual: konteksual merujuk pada tuntutan situasi  dan lingkungan dalam kehidupan sehari hari.
e. Melaksanakan pembelajran yang memungkinkan tumbuh kebiasaan positif (nurturant effect): kebiasaan positif antara lain dapat berbentuk kerja sama, tanggung jawab, disiplin, dan berfikir kritis’
f.     Melaksanakan pembelajan sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan: guru memulai dan mengakhiri tahap-tahap pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan.
3)      Pemanfaatan sumber/ media pembelajaran
a. Menggunakan media secra efektif dan efisien: terampil memanfaatkan lingkungan dan sumber belajar lainnya secara efektif dan efisien (mencapai target dan sesuai dengan alokasi waktu yang ditetapkan) terampil mengoperasiakan media pembelajaran, minsalnya mengoperasikan dengan benar dan lancar OHP, tape recorder, chart, peta, atau LCD.
b.  Menghasilkan pesan yang menarik media yang digunakan berhasil memusatkan perhatian siswa sehingga pesan dapat ditangkap dengan jelas.
c.  Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media: siswa dilibatkan dalam kegiatan pembuatan dan/ atau pemanfaatan sumber belajar/ media pembelajaran yang autentik, termasuk sumber siswa belajar yang tersedia di pustakaan, minsalnya siswa membuat, memodifiksi, mendemonstrasikan, dan menggunakan media.
4)      Pembelajaran yang memicu dan memiliharah keterlibatan siswa
a. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran , melakukan kegiatan yang memancing keaktifan siswa, baik secara mental, emosional, maupun fisik dengan giru, temam, atau sumber belajar.
b.   Menujukkan sikap terbuka terhadap respons siswa, menghargai pendapat siswa, mengakui kebenaran pendapat siswa, dan mengakui keterbatasan diri.
c.   Menumbuhkan keceriaan dan antusiasme siswa dalam belajar: siswa tampak senang dan semangat mengikuti pembelajaran.
5)      Penggunaan bahasa
a.  Menggunakan bahasa lisan dan tulisan secara jelas, baik, dan benar: bahasa lisan yang mudah dipahami dan tidak menimbulkan penafsiran ganda/ salah tafsir.
b.    Menyampaikan pesan gaya yang sesuai: ekpresi wajah, intonasi suara, serta gerakan tubuh sesuai dengan pesan yang disampaikan dan menarik.
Jadi  kegiatan inti yaitu kegiatan menyampaikan materi dengan jelas sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik siswa dan melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan. Menggunakan media secara efektif dan efisien dalam proses pembelajaran.

C.     Kegiatan akhir dan tindak lanjut pembelajaran
Menurut Rusman,(2012:13 ) Dalam kegiatan penutup, guru harus memerhatikan hal-hal berikut.
a.  Bersama-sama dengan peserta didik dan/ atau sendiri membuat rangkuman/ kesimpulan pelajaran.
b.    Melakukan penilaian dan/ atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
c.    Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
d. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan , layanan konseling dan/ atau memberikan tugas, baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik.
e.    Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya

Menurut mulyasa,(2009:185) penutup merupakan kegiatan akhir yang dilakukan guru untuk mengakhiri pembelajaran. dalam kegiatan penutup ini guru harus berupaya untuk mengetahui pembentukan kompentesi dan pencapaian tujuan pembelajaran, serta pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah dipelajari, sekaligus mengakhiri kegiatan pembelajaran. untuk kepentingan tetsebut, guru dapat melakukan kegiatan- kegiatan sebagai berikut.
a.    Mengajukan kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari (kesimpulan bisa dilakukan oleh guru, oleh peserta didik atas permintaan guru, atau oleh peserta didik bersama guru)
b. Mangajukan beberapa pertanyaan untuk mengukur tingkat pencapaian tujuan dan keefektifan pembelajaran yang telah dilaksanakan.
c.    Menyampaikan bahan-bahan pendalaman yang harus dipelajari dan tugas-tugas yang harus dikerjakan ( baik tugas individual maupun tugas kelompok) sesuai dengan pokok bahasan yang telah dipelajari.
d.   Memberikan postes baik secara lisan, tulisan, maupun perbuatan.

Menurut mulyasa,(2009:187) Tindak lanjut merupakan kegiatan yang harus dilakukan peserta didik setelah pembelajaran dan pembentukan kompetensi. Kegiatan tindak lanjut perlu diberikan oleh guru agar terjadi pemantapan pada diri peserta didik terhadap pembentukan kompetensi dasar dan pencapaian tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.

Jadi kegiatan akhir atau penutup adalah  kegiatan akhir membuat rangkuman atau kesimpulan dari pembelajaran dan melakuakn penilaian terhadap kegiatan sudah dilaksanakan. Kemudian melaksanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk remedial, program pengayaan  dan memberikan tugas, baik secara individu maupun kelompok.









DAFTAR PUSTAKA

Sumantri, syarif. (2016). Strategi Pembelajaran; Teori dan Praktis Pendidikan Dasar. Jakarta: Rajawali pers.
Mulyasa, (2009). Implementasi ktsp kemendirian guru dan kepala sekolah. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Rusman, (2017). Belajar dan Pembelajaran Beriorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama.
Suprihatiningrum, Jamil. (2016). Strategi Pembelajaran; Teori & Aplikasi. Yogjakarta: Ar- Ruzz Media.
Rusma, (2012). Model-model Pembelajaran; mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: Rajawali




Komentar

  1. Menurut anda bagaimna penutupan pembeljran yang baik dan benar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya penutupan pembelajaran yg baik adalah adanya penguatan dri guru di sertai dengan penarikan kesimpulan dan memberikan umpan balik kpda siswa,,

      Hapus
  2. dari 5 upaya2 dilakukan guru menurut mulyasa di atas apa saja hambatan 2 nya ,jika ada apa solusi yg bagus di berikan.?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dri ke 5 upaya tersebut pasti memiliki hambatan masing " seperti pada mendayagunakan media yg bervariasi , tidak semua guru bsa melakukan tersebut,, perlu pemahaman materi terlebih dahulu dri guru tersebut

      Hapus
  3. Balasan
    1. Mf,,, komentar nya harus berkaitan dgn materi yg di atas

      Hapus
  4. Dgn cara mempersiapkan peserta didik,, menyampaikan tujuan pembelajaran,, mengajukan pertanyaan terkait bangun datar seperti mengaitkan pd benda nyata yg sering terlihat oleh siswa,,, memberikan masalah terkait bangun datar tersebut,,

    BalasHapus
  5. Menurut anda bagaimana cara guru mengakhiri pembelajaran agar siswa dapat materi yg telah dipelajari?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya dengan cara guru memberikan umpan balik,,, disertai dengan penarikan kesimpulan terhadap materi yg telah di pelajari

      Hapus
  6. Menurut anda bagaimana cara guru mengakhiri pembelajaran agar siswa dapat materi yg telah dipelajari?

    BalasHapus
  7. Bagaimana cara menyampaikan materi pembelajaran yang memotivasi siswa untuk belajar

    BalasHapus
  8. Mengapa dalam kegiaatan penutup guru harus berupaya untuk pembentukan kompetensi pencapain tujuan pembelajaran

    BalasHapus
  9. Bagaimana caranya membuat proses belajar mengajar menarik bagi anak kelas rendah?

    BalasHapus
  10. Apa tujuan pengiatan dlam pembelajaran dan bagaimana tolak ukurukelas yang kondusif itu menurut anda

    BalasHapus

Posting Komentar