MEDIA PEMBELAJARAN
Media
pembelajaran
1. Hakikat, fungsi,dan
peranan media pembelajaran
Menurut terminologikata media berasal dari bahasa latin
“medium” yang artinya perantara. Meurut H . Malik 1994 (dalam buku Rudi,
sumiharsono dan hisbiyatul hasanah. 2017) mengemukakan bahwa media belajar
adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan
pembelajaran)sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan
pembelajar dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Secara umum fungsi
media pembelajaran antara lain:
1. memperjelas
pesan agar tidak terlalu verbalistis.
2. mengatasi
keterbatasan ruang, waktu, tenaga, dan daya indra.
3. menimbulkan
gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajar.
4. Memungkinkan
anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual, auditori, dan
kinestetiknya.
5. Memberi
rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang
sama.
Akan tetapi terdapat
enam fungsi pokok media pembelajaran dalam proses belajar mengajar antara lain:
- Penggunaan media belajar dalam proses belajar mengajar bukan merupakan fungsi tambahan tetapi mempunyai fungsi tersendiri sebagai bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.
- Penggunaan media belajar merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar.
- Media belajar dalam pengajaran penggunaanya integral dengan tujuan dan isi pembelajaran.
- Media belajar dalam pengajaran bukan semata-mata alat hiburan atau bukan sekedar pelengkap.
- Media belajar dalam pengajaran lebih diutamakan untuk mempercepat proses belajar dan mengajar dan membantu siswa dalam menangkap pengertian yang diberikan guru
- Penggunaan media belajar dalam pengajaran diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar dan mengajar.
Selain fungsi-fungsi sebagaimana telah diuraikan
diatas, media pembelajaran memiliki nilai dan manfaat sebagai berikut:
- Membuat konkrit konsep-konsep yang abstrak. Konsep-konsep yang dirasakan masih abstrak dan sulit dijelaskan secara langsung kepada siswa bisa dikonkritkan atau disederhanakan melalui pemanfaatan media pembelajaran. Misalnya untuk menjelaskan system peredaran darah menggunakan media gambar.
- Menghadirkan objek-objek yang terlalu berbahaya atau sukar didapat kedalam lingkungan belajar. Misalnya menayangkan video tentang hewan dinosaurus.
- Menampilkan objek yang terlalu besar atau kecil. Missalnya memperlihatkan gambar bakteri.
- Memperlihatkan gerakan yang terlalu cepat atau lambat. Misalnya dengan menggunakan media video melihatkan proses pertumbuhan kecambah sampai menjadi bunga.
2. Karakteristik jenis
media pembelajaran
Setiap jenis media memiliki karakteristik masing-masing
dan menampilkan fungsi tertentu dalam menunjang keberhasilan proses belajar
peserta didik . karakteristik media pembelajaran dapat dilihat menurut
kemampuan dalam membangkitkan rangsangan indra penglihatan, pendengaran,
perabaanmaupun penciuman atau kesesuaiannya dengan tingkatan belajar. Kemp 1975
(dalam buku Rudi, sumiharsono dan hisbiyatul hasanah. 2017) mengemukakan bahwa
karakteristik media merupakan dasar pemilihan media yang disesuaikan dengan
situasi belajar tertentu. Karakteristik atau ciri media pembelajaran tersebut
sebagai berikut:
1. ciri fiksatif, yaitu
menggambarkan kemampuan media untuk merekam, menyimpan, melestarikan, dan
merekonstruksikan suatu peristiwa atau obyek. Peristiwa dan objek-objek
pembelajaran dengan demikian dapat dihadirkan setiap waktu jika dikehendaki.
2. ciri manipulative, yaitu
kemampuan media untuk mentransformasi sutu obyek,kejadian atau proses dalam mengatasi
masalah ruang dan waktu. Misalnya proses larva menjadi kupu-kupu dapat disajikan
dengan waktu yang singkat.
Jenis –jenis media
secara umum dapat dibagi menjadi:
- Media visual: adalah media yang bisa dilihat, media ini mengandalkan indra penglihatan. Misalnya media foto, gambar, dan poster
- Media audio: media audio adalah media yang bisa didengar .media ini mengandalkan indra telinga sebagai salurannya. Misalnya suara, music,dan kaset atau CD
- Media audio visual: adalah media yang bisa didengar atau dilihat secara bersamaan. Misalnya drama, pementasandan film.
- Multimedia: adalah semua jenis media yang terangkum menjadi satu. Misalnya menggunakan internet sebagai media belajar.
Daftar
Pustaka
Rudi, sumiharsono dan
hisbiyatul hasanah. 2017. Media Pembelajaran:
Buku Bacaan Wajib Dosen dan Calon Guru. Jawa timur: Pustaka abadi.
Satrianawati. 2018. Media Dan Sumber Belajar. Yogyakarta: Budi
utama
Komentar
Posting Komentar